Pergeseran Sektor Pertambangan ke Sektor Pariwisata dan Ekonomi Non Tambang Menjadi Perioritas Berau
POSKOTAKALTIMNEWS BERAU : Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029. Dimana ditetapkannya Kabupaten Berau masuk dalam kawasan prioritas pengembangan sektor pariwisata.
Penetapan ini menjadi
tantangan sekaligus peluang besar bagi perekonomian daerah. Pemkab Berau
diharapkan mampu merumuskan strategi yang tepat, dengan tetap memperhatikan
arahan dari Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang menjadi dasar utama
dalam setiap perencanaan pembangunan.
Disampaikan Bupati
Berau Sri Juniarsih Mas, bahwa pergeseran dari sektor pertambangan ke sektor
pariwisata, mendorong Pemkab Berau untuk memperkuat sektor ekonomi non-tambang
dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau.
Komoditas unggulan
seperti karet dan kelapa dalam menjadi fokus utama. Selain itu, pengembangan
kawasan swasembada pangan dan kawasan prioritas perdesaan juga menjadi
perhatian utama.
“Langkah ini tidak
hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk
menyelaraskan pembangunan daerah dengan prioritas nasional serta prioritas
Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Bupati Sri Juniarsih dalam arahannya pada pelaksanaan Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD di Ruang RPJPD Bapelitbang, akhir
Juni lalu.
Penyusunan dokumen
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Berau 2025-2029, tambah
Sri Juniarsih, Pemkab Berau mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2
Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah.
“Instruksi ini
menegaskan bahwa pembangunan daerah harus sejalan dengan pencapaian
target-target prioritas Nasional dan Provinsi Kaltim,” jelas Bupati Sri
Juniarsih Mas.
Karena itu dalam
kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan, diperlukan penajaman terhadap
program-program perangkat daerah. Hal ini penting agar program-program tersebut
mampu mendukung proyek prioritas Nasional, Provinsi, hingga proyek strategis,
termasuk intervensi kebijakan kewilayahan.
Salah satu fokus
utama Kabupaten Berau dalam konteks ini adalah pengembangan kawasan pariwisata.
(sep/FN/Advertorial)